Senin, 19 April 2021

Menggugat Kinderjoy

 
Foto : Kinderjoy

Jajanan yang paling digemari anak-anak masa kini semenjak menjamurnya mini market di kampung-kampung adalah Kinderjoy.
 
Kita tahu sendiri apa itu produk bernama Kinderjoy, endapan cokelat bertabur potongan kacang berbentuk kerispi. Bentuk bungkusnya seperti telur dan berwarna putih.
Apa yang menyebabkan produk ini mahal terlihat di rak mini market ?
 
Kinderjoy memang bukan produk dalam negeri melainkan produk luar negeri buatan negeri jiran.
Harga yang dipatok untuk satu kemasan saja setara dengan sebungkus rokok filter. Orang dewasa yang melihat harganya saja sudah kadung menganggap "Lebih Baik Membeli Rokok, Daripada Membeli Kinderjoy" karena produk impor tersebut hanya untuk anak orang kaya.
 
Kalau anak kuli bangunan beli Kinderjoy tapi uangnya cuma untuk beli Nasi Bungkus, saya rasa tidak adil memang.
Bagi anak-anak yang terlahir dari kaum minoritas, khususnya Wong Cilik Ongklak Angklik. Makan Kinderjoy adalah hal yang mubazir lantaran harganya tidak setara dengan upah minimum orang tua mereka.
 
Bentuknya kecil tapi mahal harganya, itu yang selama ini dirasakan oleh mereka. Setiap kali anak-anak berkunjung ke mini market sudah pasti reaksi mereka langsung menggila saat berjumpa dengan Kinderjoy.
 
Bahkan terjadi drama yang lebih mengerikan saat sang anak dilarang membeli Kinderjoy oleh bapak ibunya. Bapaknya yang seorang perokok berat lebih suka menghabiskan uang untuk ngebul daripada harus memanjakan anaknya yang masih balita.
Bapaknya menganggap rokok itu lebih berharga daripada jajanan berbentuk telur berwarna putih itu. 
 
Kinderjoy kerap dituding sebagai biang kerewelan anak-anak dan pernah diminta berhenti produksi karena menyebabkan kantong kempis.
Sungguh pemandangan yang lebih menyedihkan, bahkan lebih menyedihkan dibanding melihat mayat-mayat korban perang bergelimpangan.
 
Perlu diakui bahwa Kinderjoy memang bukan sekedar jajanan mahal, namun juga berkualitas karena bahan bakunya didatangkan langsung dari negeri Swiss.
 
Yaitu cokelat berkualitas tinggi dengan kekentalan mantap, ditambah guyuran susu dari New Zealand berkualitas dunia. Itulah yang membuat Kinderjoy mahal dan tidak semua orang mau membelinya.
Intinya sebagai anak-anak dari kaum minoritas harus berbangga diri karena ada jajanan yang lebih mengenyangkan dibanding Kinderjoy.
 
Mohon maaf jika ada kata-kata kurang berkenan' sebab tahu dirilah kita sebagai bangsa yang tinggal di hamparan pulau-pulau besar dan kecil.
Negeri kita kaya raya dengan sumber daya alam yang banyak. Mengapa kekayaan sebanyak itu tidak dimanfaatkan untuk memakmurkan kaum minoritas yang kecanduan Kinderjoy.
 
Kalau rakyat kita makmur dan kaya raya, sudah jelas banyak uang. Sebungkus Kinderjoy bahkan selusin pun bisa kita beli setiap hari andaikan kekayaan finansial keluarga stabil.
 
Cobalah kita lihat saat ini, mau cari sebutir beras saja sudah banjir keringat dan darah apalagi demi sebungkus kinderjoy ?
Bagi saya Kinderjoy yang kecil bentuknya jauh lebih menyehatkan daripada sebungkus rokok yang mengandung racun.
 
*****

Pumas UNAM

  Pumas UNAM Adidas